Friday, June 17, 2005

 

Ormawa UPI Gagal Temui Dirjen Dikti

# Sidang MWA Digelar di Jakarta

SETIABUDHI-Rencana pimpinan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk bertemu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Satryo Sumantri Brojonegoro kandas sudah. Rombongan terdiri atas Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPI, para Ketua BEM fakultas, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UPI, dan Ketua Senat Mahasiswa FPBS tersebut hanya diterima salah seorang direktur kelembagaan di lingkungan Dikti, Fuad Abdul Hamied.

Akhirnya, mereka hanya menyampaikan surat berisi perkembangan terakhir UPI dan hasil lokakarya mahasiswa yang digelar beberapa waktu ke belakang. Fuad sendiri bukan orang baru bagi pimpinan ormawa. Maklum, sebelum ke Jakarta, Fuad merupakan Pembantu Rektor IV UPI.

"Awalnya kami berharap akan diterima Dirjen Dikti. Namun, karena Dirjen tidak ada, kami hanya diterima Pak Fuad. Menurut dia, Dirjen Dikti ada urusan lain yang lebih penting. Sehingga tidak bisa menemui kami," ungkap Apudin, ketua BEM FPIPS dengan nada menyesal.

Merujuk pernyataan Apudin, materi yang disampaikan kepada Mendiknas merupakan aspirasi yang sejak lama berkembang kalangan ormawa. Secara umum, surat mengungkap kondisi UPI sebelum dan sesudah menjadi perguruan tinggi Badan hukum milik negara (BHMN) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2004. Lampiran pertama menguraikan sejarah perkembangan UPI, fakta-fakta pasca penetapan BHMN, fakta-fakta pembentukan alat kelengkapan, gambaran situasi aktual versi BEM UPI, dan pernyataan sikap.

Paket lampiran kedua sebanyak enam lembar merupakan pokok-pokok pemikiran hasil lokakarya BEM UPI mengenai PP Nomor 6 tahun 2004. Bagian ini dilengkapi dengan ruang untuk membubuhkan tanda tangan para pimpinan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di UPI.

Saat ditemui pimpinan ormawa Fuad menjanjikan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Dirjen Dikti dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo. Untuk memastikan aspirasinya sampai kepada Mendiknas, pimpinan Ormawa berencana mendatangi kembali orang nomor sau di Depdiknas, besok.

Sementara itu, ketua panitia pemilihan rektor UPI Asmawi Zainul memastikan sidang pemilihan rektor akan dilangsungkan di Jakarta. Asmawi mengatakan hal itu saat ditemui Isola Pos di rumahnya, Selasa (14/6). Sebelumnya, Asmawi sempat menyatakan keinginannya agar sidang pemilihan rektor dilakukan di kampus Bumi Siliwangi UPI.

Terkait dengan pelaksanaan sidang MWA, pimpinan oramawa berencana menggelar unjuk rasa. Hingga kemarin, BEM UPI belum memastikan apakah aksi akan dilangsungkan di Jakarta atau di sekitar kampus. Secara teknis, rencana aksi baru akan dibahas hari ini.(njp)

[Sebelumnya naskah ini dimuat di Harian Pagi Radar Bandung, harian lokal milik Jawa Pos Grup, pada 16 Juni 2005]

DISCLAIMER

Hak cipta dari isi, berita dan materi di situs ini adalah milik dari sumber yang bersangkutan.
Saya sama sekali tidak berniat untuk melakukan pembajakan dari sumber manapun.
Jika ada yang berkeberatan dengan pemuatan isi, berita ataupun artikel yang ada di web saya, silakan anda hubugi saya dan saya tidak akan keberatan untuk menurunkan isi materi tersebut.
Comments: Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?