Wednesday, June 08, 2005

 

SA Tidak Akan Tanggapi FPMD

# Asmawi: Belum Ada Kepastian Sidang Pemilihan Rektor

SETIABUDHI-Ketua Senat Akademik (SA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. Asmawi Zainul, M.Ed. menilai pernyataan yang dilontarkan aktivis Forum Peduli Masa Depan (FPMD) UPI sebagai pernyataan politis. Karena itu, pihaknya menganggap tidak perlu memberikan tanggapan maupun mengadakan dialog khusus dengan elemen universitas yang kerap menyuarakan nada kritis tersebut.

"SA merupakan lembaga normatif tertinggi di bidang akademik. Kami membicarakan akademik, tidak mengurusi masalah politik. Jadi, kalau mereka (FPMD, red) memberikan pernyataan-pernyataan politik, kami tidak perlu menanggapinya. Tidak penting memberikan tanggapan kepada mereka," kata Asmawi, kemarin.

Menanggapi sorotan FPMD mengenai tidak demokratisnya sistem pemilihan SA, Asmawi menilai hal itu terjadi karena adanya perbedaan persepsi antara SA dengan FPMD mengenai demokrasi dalam dunia akademik. Dan SA, kata Asmawi, tidak mempermasalahkan hal itu.

Sebelumnya, salah seorang anggota presidium FPMD UPI Cecep Dharmawan menilai dengan sinis pernyataan bahwa SA bukan lembaga politik. Menurutnya, pimpinan universitas terus menjalankan praktik politik dalam menjalankan roda universitas.

Sementara itu, menanggapi rumor yang menyatakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tidak akan menghadiri sidang Majelis Wali Amanat (MWA) untuk memilih rektor UPI, Asmawi mengaku tidak mengetahui adanya informasi itu. "Tidak ada informasi itu. Dari mana datangnya," ujar Asmawi dengan nada meninggi.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPI ini, sidang untuk menetapkan calon rektor UPI periode 2005-2010 masih harus menunggu kepastian dari Ketua MWA UPI Abdul Gani. Asmawi sendiri mengaku belum memperoleh kepastian pelaksanaan sidang tersebut. Saat ini, Abdul Gani tengah berada di luar negeri.

"Kami belum mendapat kepastian sidang. Kami memprakirakan sidang akan dilaksanakan tanggal 20 bulan ini. Panitia masih menunggu kepastian waktu dan tempat dari Ketua MWA," kata Asmwi seraya menambahkan dirinya melakukan kontak terakhir dengan Abdul Gani sebelum keberangkatannya ke luar negeri.

Asmawi yang juga Direktur Program Pasca Sarjana UPI juga mengaku belum memperoleh informasi kapan kepulangan Abdul Gani ke tanah air. Dengan prakirakan sidang digelar 20 Juni mendatang, maka agenda pemilihan rektor UPI akan molor. Semula, panitia mengagendakan pelantikan rektor UPI terpilih akan dilakukan 15 Juni mendatang.(njp)

[Sebelumnya naskah ini dimuat di Harian Pagi Radar Bandung, harian lokal milik Jawa Pos Grup, pada 1 Juni 2005]
Comments: Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?